Mengapa Tubuh Bisa Kesemutan?

Agustus 29, 2019

Kesemutan

Kesemutan merupakan hal yang sering dialami seseorang dalam jangka waktu yang cukup lama. Kesemutan bisa menyerang siapapun tanpa adanya batasan umur dan bisa menyerang bagian tangan ataupun kaki. Kesemutan sendiri diakibatkan oleh posisi duduk dalam jangka waktu yang cukup lama ataupun posisi tertidur dimana tangan tertindih oleh kepala. Kesemutan sendiri merupakan salah satu penyebab penyakit saraf ketika kesemutan sendiri terjadi dalam waktu yang selalu berkelanjutan. Tamda-tanda dari kesemutan sendiri yaitu kulit dibagian yang mengalami kesemutan akan terasa sangat tebal ataupun membengkak. Bahkan, terkadang rasa dari kesemutan yaitu terasa panas dan terasa seperti digigit oleh semut.

Membahas mengenai kesemutan sebelumnya, kesemutan bisa terjadi sementara dan bisa terjadi dalam jangka waktu yang begitu lama. Kesemutan yang terjadi sementara terjadi karena anggota tubuh yang tertekan dalam jangka waktu yang cukup lama. Efek dari bagian tubuh yang tertekan dalam jangka waktu yang cukup lama ini mengakibatkan pasokan darah yang dialirkan ke otak ini terhambat. Perlu kamu ketahui, bahwasannya jika kesemutan yang terjadi sementara ini bisa mereda dalam waktu tertentu.

Walaupun bisa mereda dengan sendirinya kamu perlu membesakan bagian tubuh yang kesemutan dari tekanan yang berat dan itulah efek dari aliran darah yang bisa berjalan lagi menuju otak tanpa adanya hambatan. Selain itu, perlu kamu ketahui bahwasannya kesemutan sendiri bisa diakibatkan karena dehidrasi ataupun penyakit raynud. Apa itu penyakit raynud? Penyakit yang satu ini disebabkan karena stress, depresi, terlalu lama di suhu ruangan yang dingin, dan mengalami kegelisahan yang berlebihan.

Setelah membahas hal mengenai kesemutan yang terjadi dalam jangka waktu yang sementara, pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai kesemutan yang bisa terjadi dalam jangka waktu yang lama atau rutin terjadi. Mengapa kesemutan bisa terjadi dalam jangka waktu yang lama atau rutin terjadi? Hal ini disebabkan karena kondisi tubuh yang kurang baik. Apa penyakit yang bisa membuat kesemutan? Penyakit yang bisa membuat kesemutan yaitu Diabetes, Kanker, Stroke, dan Tumor. Kesemutan dalam jangka waktu yang lama juga bisa diakibatkan dari efek meminum obat-obatan yang terlalu sering.

Sedikit membahas hal mengenai penyakit-penyakit yang bisa membuat kesemutan. Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai penyakit yang memang gejalanya adalah kesemutan sebagai berikut:

1. Diabetes Melitus

Salah satu penyakit yang menyebabkan kesemutan terjadi secara terus-menerus adalah diabetes melitus. Diabetes melitus bisa mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah yang mengakibatkan kerusakan pada ujung saraf dan menyebabkan kesemutan terjadi dalam jangka waktu yang lama.

2. Stroke

Penyakit yang menyebabkan kesemutan terjadi adalah stroke. Kesemutan bisa jadi tanda-tanda dari stroke dalam skala ringan semua ini mengakibatkan kerusakan di saraf-saraf tertentu. Kondisi dari kesemuatan yang dialami oleh orang-orang pengidap stroke yaitu pada saat bangun ataupun dalam waktu tidur.

3. Penyakit Jantung

Penyakit jantung bukan hanya terjadi karena adanya neuropati melainkan juga bisa karena komplikasi dari penyakit saraf. Maka dari itu, pada saat pengidap penyakit jantung akan membuat pengidapnya mengalami kesemutan.

4. Infeksi Tulang Belakang

Salah satu penyakit yang membuat tuhuh kesemutan adalah infeksi tulang belakang. Infeksi tulang belakang ini bisa menimbulkan kesemutan dalam waktu yang cukup lama.

5. Rematik

Rematik bisa mengakibatkan kesemutan, kesemutan sendiri bisa sangat terasa di bagian kaki atau tangan dimana kulit terasa tebal dan sangat menggelikan di saat digigit oleh semut.Membahas hal sebelumnya, kali ini akan membahas mengenai cara untuk mengurangi yang namanya kesemutan. Kesemutan sendiri bisa berkurang karena penerapan pola hidup yang sehat.

Hal yang bisa kamu lakukan adalah mengurangi kebiasaan merokok, mengurangi porsi meminum minuman keras, hindari mengkonsumsi makanan junk food, menjaga kondisi dari berat badan agar ideal, dan menghindari yang namanya malas gerak atau bisa disebut rutinlah berolahraga. Perlu kamu ketahui, jika kamu mengalami kesemutan dalam jangka waktu yang cukup lama dengan diiringi gejala pusing kamu bisa menanyakan langsung ke dokter yang pas di wilayah kamu dan memang terbukti kehandalannya.

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *