Cara Mudah Menghilangkan Lipatan di Sepatu
Lifestyle / Mei 6, 2019

Bagi kamu yang tergila-gila mengoleksi sepatu, menjaga agar alas kaki selalu terlihat baru mungkin termasuk perkara penting. Sepatu yang lama digunakan biasanya akan membentuk lipatan di dekat lekukan jari-jari kaki. Sebenarnya ini adalah hal yang wajar. Tetapi kalau kamu ingin sepatu sneakers atau oxford shoes terlihat seperti baru, ada tips yang bisa kamu terapkan. YouTuber Shantel De Bonsu punya tips khusus untuk menghilangkan lipatan di sepatu. Cara ini juga sudah dibuktikan oleh netizen lain, lho. Jadi silakan dicoba untuk sepatu kesayanganmu. Barang yang dibutuhkan: kertas tisu/kaus kaki bekas/kaus bekas lap/handuk kecil setrika air panas Instruksi: Isi lubang sepatu dengan tisu/kaus kaki bekas sampai benar-benar padat dan lipatan di sepatu tak terlihat lagi. Basahi lap atau handuk kecil dengan air panas, kemudian peras airnya. Letakkan lap atau handuk kecil yang sudah dibasahi dan diperas tadi di atas lipatan sepatu. Setrika handuk yang menutupi lipatan sepatu tadi. Tetapi jangan letakkan setrika di atas handuk terlalu lama, agar sepatu tidak terbakar. Lakukan selama beberapa menit, tergantung seberapa dalam bekas lipatan yang terbentuk. Jika proses menyetrika sudah selesai, sepatu akan terlihat seperti baru lagi. Lipatan di dekat ujungnya tak akan terlihat lagi.

Atasi Sampah Plastik, Minimarket Sampah Bisa di Jadikan Solusi
Lifestyle / Mei 5, 2019

Pemerintah Kabupaten Tabanan bekerjasama dengan Yayasan Inspirasi Anak Bangsa, dan PT HM Sampoerna Tbk menggelar acara puncak Hari Bumi dengan melakukan bersih-bersih lingkungan i sekitar Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan, Bali. Sekitar lima ratus warga dan Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti dan aktivis lingkungan Andi Fadly Arifuddin ikut dalam acara ini. Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti mengatakan, pihaknya turut mendukung upaya Pemerintah Provinsi Bali dalam menerapkan Peraturan Gubernur Bali No 97 Tahun 2018 yang bertujuan menekan volume limbah plastik. Salah satunya melalui program minimarket sampah, di mana para warga dapat berbelanja kebutuhan dengan menggunakan sampah. “Saya menargetkan memiliki 10 minimarket sampah,” ujarnya di sela-sela acara bersih-bersih lingkungan tersebut. Bupati dua periode ini pun mengatakan, pihaknya gencar melakukan pelatihan daur ulang sampah kepada warganya. Pelatihan yang turut dibantu pihak swasta, termasuk Sampoerna, turut dilengkapi dengan mesin cacah plastik dan kompos. “Dalam menyelesaikan permasalahan sampah, jangan sampai ada jalan buntu. Setiap limbah plastik harus bisa di-recycle terus,” tegasnya. Dia juga menggandeng Sampoerna dan pihak lainnya dalam mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah yang mendaur ulang material plastik menjadi produk ramah lingkungan. Sementara itu, Manajer Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Sampoerna, Arga Prihatmoko mengatakan, pihaknya berkomitmen mendukung berbagai upaya pelestarian lingkungan,…

Tips Mudah Mengolah Buttermilk di Rumah
Lifestyle / Mei 4, 2019

Kalau Anda terbiasa memasak kue, mungkin Anda sudah tidak asing dengan buttermilk. Produk olahan susu dengan kekentalan sedang dan rasa asam ini biasanya digunakan untuk campuran saus, adonan pancake, atau jenis kue lainnya. Sebenarnya buttermilk bisa dibuat dengan dua bahan dasar, yaitu susu dan air jeruk nipis. Anda juga bisa menggantinya dengan lemon atau cuka putih yang ada di rumah. Berikut ini kami tampilkan cara membuatnya. Bahan: 250 ml susu sapi murni 1 sendok makan air jeruk nipis/cuka putih Cara membuat buttermilk: Siapkan satu gelas susu sapi murni, kira-kira 250 ml. Tuangi satu sendok makan air perasan jeruk nipis /lemon/cuka putih. Aduk selama 10 sampai 15 detik. Diamkan campuran susu dan air jeruk/cuka selama 10 hingga 15 menit pada suhu kamar. Ini adalah waktu yang diperlukan untuk proses pengentalan. Setelah didiamkan dan mulai mengental, kocok kembali buttermilk selama 10 hingga 15 detik. Buttermilk sudah siap digunakan untuk campuran kue atau panganan lainnya. Catatan: Jika tidak segera digunakan sebaiknya simpan di dalam wadah kedap udara dan tempatkan di dalam lemari es. Buttermilk buatan sendiri ini bisa bertahan hingga dua minggu di lemari es. Sebelum digunakan, kocok atau aduk buttermilk yang sudah didinginkan untuk mengaktifkan kembali asamnya. Demikian cara membuat buttermilk untuk…

Tips Tambah Berat Badan Secara Sehat dan Aman
Lifestyle / April 29, 2019

Memiliki tubuh terlalu kurus bisa membuat penampilan seseorang kurang sempurna dan tidak menarik. Namun menambah berat badan secara sembrono dan tidak hari-hati juga justru bisa membuat kamu mengalami masalah kesehatan. Dilansir dari Medical Daily, sama seperti menurunkan berat badan yang membutuhkan diet dan olahraga, menambah berat badan juga membutuhkan hal yang sama. Namun untuk lebih amannya, kamu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk bisa secara aman menambah berat badan ini. Mengonsumsi banyak junk food, minuman tinggi gula, dan setumpuk karbohidrat bukan hanya membuat berat badan bertambah namun juga mendatangkan penyakit jantung dan diabetes. Cara ini membuat berat badan kamu bertambah dengan lemak dan bukannya otot. Untuk menambah berat badan secara aman, Mayo Clinic menyarankan kamu untuk menambah bobot secara sehat dengan cara sebagai berikut: – Makan lebih sering. Ketika berat badanmu kurang, kamu bakal lebih cepat merasa kenyang. Makan dengan porsi kecil sebanyak lima hingga enam kali sehari dibanding dua hingga tiga kali makanan porsi besar. – Pilih makanan kaya nutrisi. Jalani pola makan yang sehat dan konsumsi roti gandum, pasta dan sereal, buah dan sayur, susu-susuan, sumber protein lainnya, kacang-kacangan, serta biji-bijian. – Minum Smoothies dan Shakes. Mengonsumsi smoothies dan milk shake dari bahan susu segar ataupun buah beku. Pada…

Apakah Aman Meminum Air yang Dibiarkan Selama Semalam?
Lifestyle / April 24, 2019

Sebelum tidur, sebagian dari kita menyiapkan air minum yang diletakkan di dekat kasur untuk mencegah terjadinya haus di malam hari. Namun kadang kita lupa meminum air yang telah kita siapkan semalam dan baru pada esok harinya meminum air tersebut. Usai meminum air yang dibiarkan semalam tersebut, apakah kamu pernah merasa bahwa terdapat perubahan rasa? Berubahnya rasa pada air tersebut ternyata disebabkan oleh karbon dioksida. Dilansir dari Times of India, ketika air dibiarkan terbuka selama sekitar 12 jam, karbon dioksida di udara mulai bercampur dengan air. Hal ini menyebabkan tingkat pH di air dan mengubah rasanya. Namun walau terjadi perubahan rasa, air ini masih cukup aman dikonsumsi. Para ahli bahkan menyebut bahwa air putih aman dikonsumsi hingga enam bulan ke depan. Setelah jangka waktu ini, bakteri dan jamur baru mulai tumbuh di jamur. Tumbuhnya jamur ini bahkan bisa lebih cepat ketika air di simpan di tempat yang hangat. salah satu hal yang jadi penentu mengenai amankah air tersebut dikonsumsi setelah sejumlah waktu adalah pada wadahnya. Tempat penyimpanan ini sangat berperan untuk menentukan apakah air tersebut masih layak diminum atau tidak. Air di Gelas Terbuka Hindari meminum air yang disimpan di gelas yang terbuka dan dibiarkan dalam jangka waktu lama. Air yang…

Cara Sederhana untuk Redakan Gigi Sensitif
Lifestyle / April 24, 2019

Hawa panas yang muncul beberapa waktu belakangan ini menyebabkan minuman dingin dan es krim jadi sangat menggoda untuk dinikmati. Namun sayangnya rasa dingin yang ditimbulkannya bisa membuat kamu merasa ngilu terutama ketika memiliki gigi sensitif. Minyak Kelapa atau Wijen Berkumur dengan minyak merupakan cara tradisional di India untuk mengatasi masalah kesehatan mulut dan gigi. Untuk mengatasi masalah gigi sensitif ini, kamu bisa menggunakan minyak kelapa atau minyak wijen untuk mengatasinya. Penelitian pada tahun 2009 menyebut bahwa berkumur menggunakan minyak wijen bisa membantu meredakan masalah gusi. Sebuah penelitian lain mengungkap bahwa minyak kelapa dapat menurunkan potensi terbentuknya plak. 2. Daun Jambu Biji Mengunyah dua atau tiga helai daun jambu biji bisa mengurangi masalah gigi sensitif dan sakit. Penelitian pada tahun 2017 mengungkap bahwa jambu biji memiliki pereda rasa sakit, anti pembengkakan, dan kandungan antimikrobial. Mengunyah daun buah ini bisa membantu meredakan sakit gigi. 3. Bawang Putih Bawang putih merupakan bahan makanan yang kaya dengan mangan, vitamin B6, dan vitamin C. Ketika kamu mengunya dua hingga tiga siung bawang putih, senyawa bernama allicin diproduksi. Senyawa ini memiliki kandungan antimikrobial dan mampu membunuh bakteri penyebab penyakit mulut yang dapat menyebabkan kerusakan terutama pada gigi sensitif 4. Kumur Air Garam Berkumur menggunakan air garam…