Asuransi Kesehatan Tambahan Untuk Keluarga, Pentingkah?

Agustus 4, 2019

Asuransi Kesehatan

Memiliki asuransi untuk keluarga adalah salah satu cara menunjukkan kasih sayang dan kepedulian Anda. Jenis yang paling populer adalah asuransi jiwa, namun asuransi jenis lainnya juga sama pentingnya termasuk asuransi kesehatan. Mungkin Anda berpikir bahwa akan mubazir jika memiliki jaminan tambahan di saat keluarga Anda telah terdaftar di BPJS Kesehatan. Namun tahukah Anda bahwa jaminan kesehatan tambahan ternyata dapat berfungsi lebih dari sekedar alat pelindung keluarga?

Asuransi juga dapat dijadikan sebagai investasi. Meskipun feedback yang didapatkan tidak akan sebesar investasi di pasar saham dan modal, tapi akan sangat membantu saat pemegang polis mengalami kecelakaan, kematian, atau cacat tetap atau permanen. Namun Anda harus mencermati tingkat inflasi dan membaca baik-baik polis yang diajukan, agar tidak merasa tertipu karena pada dasarnya ini adalah alat proteksi, bukan investasi murni.

Secara keuangan, setiap keluarga sebaiknya memiliki asuransi, baik itu asuransi jiwa, pendidikan, ataupun asuransi kesehatan. Saat harus membayar premi, mungkin akan dianggap sebagai beban dalam anggaran belanja keluarga. Namun akan sangat berguna saat hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada Anda. Paling tidak kelangsungan hidup anak-anak masih akan berjalan tanpa gangguan berarti.

Lalu bagaimana jika Anda sekeluarga telah terdaftar di BPJS? Karena sebenarnya pemerintah pun telah menyediakan jaminan perlindungan bagi warganya. Misalnya Jasa Raharja yang merupakan asuransi kecelakaan diri bagi warga negara. Atau BPJS yang memproteksi kesehatan warga negara. Namun tidak semua keadaan dapat diproteksi oleh asuransi negara. Ada beberapa klausul yang tidak bisa ditanggung oleh negara. Untuk itulah diperlukan asuransi kesehatan tambahan.

Anggaran yang tadinya terbebani akan sangat terbantu saat hal itu terjadi. Untuk mengatasi biaya yang terasa membebani anggaran tadi, ada beberapa trik yang bisa dilakukan.

1. Asuransi Adalah Utang Atau Tagihan, Bukan Investasi

Walau Anda mengambil porsi investasi dan proteksi yang seimbang, jangan perlakukan asuransi seperti investasi. Pada dasarnya, perlakukan jaminan perlindungan sebagai tagihan. Artinya keluarkan anggaran untuknya di awal, saat Anda menerima pendapatan. Pastikan pula premi yang Anda bayarkan masih masuk ke dalam besar anggaran 30% untuk tagihan dan iuran.

2. Masukkan Asuransi Ke Dalam Mata Anggaran Kesehatan

Jaminan kesehatan yang Anda bayarkan bisa dimasukkan ke dalam mata anggaran kesehatan. Mata anggarannya ya, kalau preminya harus tercakup dalam besaran 30% untuk total iuran dan tagihan per bulan. Hal ini akan meringankan beban belanja bulanan rumah tangga Anda. Lagipula klaim akan dilakukan saat Anda atau anggota keluarga mengalami masalah kesehatan, kan?

3. Jika Memiliki BPJS Kesehatan, Pilih Asuransi Kesehatan Yang Lebih Spesifik

Tidak semua masalah kesehatan dapat diklaim ke BPJS. Beberapa penyakit juga bisa diklaim namun dengan pagu tagihan dan lama perawatan yang terbatas. Inilah fungsinya asuransi kesehatan tambahan, dimana Anda bisa melanjutkan pengobatan walau BPJS tidak menanggungnya lagi.

4. Tinggikan Kelas BPJS Alih-Alih Asuransi Tambahan Anda

Premi BPJS relatif lebih murah dibandingkan premi jaminan kesehatan lainnya. Karena itu, lebih baik pilih kelas yang tinggi untuk BPJS alih-alih pada jaminan kesehatan tambahan Anda.

5. Pilih Tenor Yang Singkat

Pilih tenor yang singkat saja, dengan pertimbangan jika dalam kurun waktu tersebut Anda tidak melakukan klaim maka uang Anda tidak akan tertahan lama dan bisa dimanfaatkan untuk hal yang lain. Lagipula untuk jaminan kesehatan, kita bisa memperpanjangnya jika masih dirasa perlu.

6. Untuk Sakit Ringan, Gunakan BPJS Agar Jaminan Kesehatan Tambahan Anda Tidak Banyak Diklaim

Pada beberapa perusahaan penyedia jaminan kesehatan, akan ada reward bagi nasabah yang tidak melakukan klaim di tahun itu. Termasuk pada jaminan kesehatan yang disetting untuk proteksi dan investasi sekaligus. Karena itu, untuk penyakit yang relatif ringan dan masih bisa ditanggung oleh BPJS, sebaiknya Anda tidak melakukan klaim atas jaminan kesehatan tambahan.

Reward yang diterima memang tidak terlalu besar, tapi karena fungsinya sebagai jaminan tambahan, tentu kita akan memakainya di saat-saat genting saja bukan?

Tips Memilih Perusahaan Penjamin Kesehatan

Asuransi Kesehatan

Ada banyak sekali perusahaan yang menawarkan jaminan kesehatan untuk Anda dan keluarga. Namun jika Anda salah pilih, kemungkinan mendapat kesulitan saat klaim, atau pelayanan kesehatan yang tidak sesuai dengan yang dijanjikan, tentu akan Anda alami. Karena itu berhati-hatilah saat memilih perusahaan penyedia asuransi. Tidak masalah jika Anda memerlukan banyak waktu dan lebih detail dalam mencari data dan info, karena hal ini menyangkut keluarga Anda juga.

1. Tanyakan Pada Teman Atau Saudara

Rekomendasi dan testimoni sangat penting dalam hal ini. Mereka yang telah lebih dahulu merasakan pelayanan dari perusahaan yang direkomendasikan, akan memberi Anda gambaran yang lebih jelas dan jujur dibandingkan promosi dari agen dan iklan.

2. Pastikan Terdaftar Di OJK

Izin resmi dan terdaftar di OJK adalah hal yang mutlak. Hal ini berkaitan dengan legalitas perusahaan. Tentu saja akan berpengaruh pada keamanan dana yang Anda bayarkan ke perusahaan tersebut. Anda tidak mau bukan, gagal klaim atau tidak bisa mendapatkan kembali uang Anda gara-gara perusahaan penjamin kesehatan Anda ternyata illegal?

3. Pastikan Agen Yang Menghubungi Anda Solutif, Mau Membantu Dan Jujur

Hal ini juga sebaiknya berdasarkan testimoni dari orang yang Anda percaya. Jangan sampai saat Anda kesulitan melakukan klaim, agen Anda malah kabur-kaburan dan meninggalkan Anda dalam kondisi kesusahan.

Dengan paparan di atas didapat gambaran bahwa jaminan kesehatan tambahan bagi keluarga cukup penting. Dengan perlakuan dan perencanaan pembayaran yang benar, asuransi kesehatan ini tidak akan membebani anggaran belanja rumah tangga, malah akan menyelamatkan keuangan dari beban perawatan kesehatan yang tinggi.

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *