5 Rekomendasi Tempat Wisata di Solo yang Kental dengan Peninggalan Sejarah Jaman Kuno

Juni 12, 2019

Tempat Wisata di Solo

Selain Yogyakarta, Solo juga termasuk daerah di Indonesia yang sangat kental dengan budaya keratonnya. Wilayah yang juga disebut dengan Kota Surakarta ini merupakan daerah otonom dengan status Kota di bawah provinsi Jawa Tengah, yang mana termasuk pewaris Kesultanan Mataram yang dipecah melalui Perjanjian Giyanti, pada tahun 1755, bersama dengan Jogja.

Kota yang masih mempertahankan budaya Jawa ini rupanya memiliki banyak sekali destinasi wisata, khususnya tempat wisata yang berhubungan dengan budaya dan sejarah peninggalan kerajaan jaman dulu. Namun ada pula destinasi wisata alam, religi, dan wisata modern.

Karena Kota Surakarta sangat kental dengan peninggalan sejarah jaman kuno dan masih dipertahankan hingga sekarang, maka jangan sampai Anda lewatkan liburan seru dengan mengenal berbeagai destinasi wisata menarik yang direkomendasikan untuk Anda.

Berikut ini rekomendasi tempat wisata di Solo yang membuat Anda mengenal lebih dalam tentang budaya, sejarah, dan adat istiadatnya.

  1. Keraton Surakarta Hadiningrat

Keraton Surakarta Hadiningrat

Keraton Surakarta Hadiningrat bisa Anda gunakan sebagai tujuan wisata terbaik untuk mengenal lebih dalam sejarah Kota Solo. Meskipun digunakan sebagai tempat tinggal Sri Sunan, keraton ini juga aktif digunakan sebagai wisata kebudayaan Jawa di Solo.

Keraton yang dibangun pada 1744 berlokasi di Jalan Baluwarti, Pasar Kliwon, Kota Surakarta. Hingga saat ini, istana resmi Kasunanan Surakarta tersebut menjadi simbol cikal bakal Solo, yang mana para wisatawan bisa mengenal peninggalan kesunan, pusaka keraton, kenang-kenangan dari raja-raja Eropa, alat musik, dan masih banyak lagi jejak sejarah lainnya.

  1. Istana Mangkunegaran

Istana Mangkunegaran

Destinasi wisata yang kental dengan peninggalan sejarah kerajaan di Surakarta adalah Istana Mangkunegaran. Istana ini pertama kali digagas oleh Mangkunegara I, di mana bisa Anda lihat bangunan istananya mengikuti model keraton pada 1757. Kalau Anda masuk ke dalam bangunan istana ini, Anda akan melihat bangunan dengan arsitektur khas Eropa.

Istana yang saat ini telah diresmikan menjadi pusat budaya dan seni Solo tersebut dapat kamu kunjungi di Jalan Ronggowarsito Nomor 83, Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Harga tiket masuknya sangat murah, yakni seharga Rp 10.000.

Perlu Anda ketahui, untuk mengunjungi istana ini alangkah baiknya Anda datang di hari Rabu saja, karena ada pagelaran gamelan rutin mingguan. Agar tidak terlalu mepet dengan hari-H, Anda bisa cara penginapan murah di Solo misalnya dengan booking hotel di Solo terlebih dahulu, sehingga perjalanan wisata Anda pun akan lebih lancar.

  1. Museum Batik Danar Hadi

Museum Batik Danar Hadi

Batik Solo telah terkenal hingga seluruh dunia melalui berbagai macam motif yang condong ke ciri khas batik keraton. Saking bagusnya batik-batik yang ada di Solo ini, membuat beberapa karya batik Solo diabadikan di sebuah museum batik Danar Hadi.

Saking terkenalnya, museum ini telah dinobatkan sebagai Museum Rekor-Dunia Indonesia sebagai pemilik koleksi kain batik terbanyak di dunia dengan jumlah lebih dari 10 ribu koleksi kain batik dengan berbagai motif.

Museum yang digunakan sebagai tempat wisata budaya dan sejarah ini juga memiliki pabrik batik tulis dan cap yang bisa dikunjungi secara langsung oleh para wisatawan.

Kalau Anda penasaran, kunjungi saja lokasinya di Jalan Brigjen Slamet Riyadi Nomor 261, Sriwedari, Laweyan, Kota Surakarta.

  1. Taman Hiburan Rakyat Sriwedari

Taman Hiburan Rakyat Sriwedari

Tak jauh dari Museum Batik Danar Hadi, terdapat Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari yang merupakan pusat hiburan dengan harga sangat murah. Di dalamnya ada 16 wahana yang dilengkapi dengan panggung hiburan, mini waterpark, kafe, area ketangkasan, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Jika Anda membawa anak kecil, maka taman ini sangat cocok digunakan sebagai tempat berlibur sambil belajar kebudayaan Solo.

  1. Benteng Vastenburg

Benteng Vastenburg

Tak hanya peninggalan kerjaannya saja yang kental, di Surakarta juga ada benteng peninggalan Belanda di kawasan Gladak.

Benteng ini didirikan atas perintah Gubernur Jenderal Baron Van Imhoff pada 1745, dengan tujuan awal sebagai pusat kontrol pemerintahan Keraton Surakarta. Namun, seiring berjalannya waktu, tempat ini hanya menyisakan puing-puing pagar pembatas yang biasanya digunakan oleh para pengunjung berfoto-foto ria.

Demikian kelima lokasi wisata recommended di Solo yang kental akan  budaya dan peninggalan sejarah jaman kuno. Kalau disuruh memilih mana saja yang akan dikunjungi, pasti Anda akan memilih semuanya bukan?

Untuk mengunjungi kelima tempat wisata ini, waktu yang dibutuhkan tak cukup hanya sehari saja. Oleh karenanya, Anda bisa mencari hotel murah di Solo sebagai tempat penginapan bersama keluarga atau sahabat terdekat.

Salah satu akses termudah untuk mencari hotel atau guest house Solo yaitu melalui situs / aplikasi Pegipegi. Anda bisa mencari kelas hotel yang sesuai dengan budget yang Anda tetapkan.

Karena biaya hidup di Solo terkenal sangat murah, Anda bisa menemukan harga penyewaan hotel di bawah Rp 200.000 per kamar untuk semalam. Sekalipun tempatnya berada di pusat bisnis dan perbelanjaan seperti hotel di Solo Baru. Fasilitas yang tersedia pun sangat lengkap, jadi Anda pun tak perlu khawatir tidak bisa beraktivitas dengan leluasa di hotel tersebut.

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *